Banyak jalan menuju ke Roma. Kalimat ini mungkin pernah kita dengar. Pada masa itu kekaisaran Romawi membangun jaringan jalan raya masif yang berpusat di kota Roma, sehingga ada banyak jalan menuju ke Roma. Roma bagaikan sebuah tujuan dan banyak cara untuk kita bisa kesana. Sebagai orang Kristen kita punya satu tujuan yaitu Rumah Bapa. Tetapi berbeda dengan Roma, Rumah Bapa hanya punya satu jalan untuk kita bisa mencapainya, yaitu melalui Kristus.
Dalam perikop ini, Yesus sendiri yang mengutarakan bahwa Ialah jalan dan kebenaran dan hidup. Bahwasanya siapapun yang hendak datang kepada Bapa hanya bisa melalui Kristus karena Ialah satu-satunya jalan itu. Kristus menyediakan tempat untuk kita di sana dan Ia jugalah yang akan membawa kita ke sana. Tapi jalan melalui Kristus ini bukanlah seperti jalan-jalan biasa seperti yang kita lalui untuk mencapai Roma.
Jalan ke Rumah Bapa ini lebih ke arah bagaimana kita membawa Kristus dalam setiap fase kehidupan kita. Terus berusaha untuk mengenal Dia dan melakukan pekerjaan-pekerjaan-Nya. Yang terpenting dari itu semua adalah kita percaya kepada-Nya. Percaya pada setiap Firman yang sudah disampaikan-Nya kepada kita. Yohanes 14:2 kalimat ke-2 “Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu.” Ia yang satu-satunya jalan pun mengatakan demikian agar kita bisa mengikut-Nya dengan hati yang lebih yakin. Kristus tidak mengingkari perkataan-Nya, Ia akan bilang tidak jika memang tidak dan ya jika memang iya.
Jadi bawalah Kristus ke dalam segala kegiatan dan pekerjaanmu. Masukkan dan beri dia ruang dalam hatimu. Itulah cara untuk kita melalui satu-satunya jalan menuju Rumah Bapa. Dan satu hal yang perlu kita ingat selalu, kita masuk Rumah Bapa bukan karena kita layak, bukan karena kita kita melakukan pekerjaan-pekerjaan kita, tetapi karena Dia sang jalan dan kebenaran dan hidup yang melayakkan kita dan mengizinkan kita untuk berada di Rumah Bapa.
Pertanyaan Renungan:
- Percaya mudah dikatakan, namun sulit untuk dihidupi. Menurutmu apa rintangan kita untuk menghidupi rasa percaya itu?
- Bagaimana rencanamu untuk membawa Kristus ke dalam setiap fase hidupmu?
Doa:
Tuhan, Engkau rela turun langsung ke dunia ini. Engkau bahkan bersedia menjadi jalan itu sendiri untuk kami dapat sampai ke rumah-Mu. Kiranya mampukan kami Tuhan, untuk kami boleh terus menghidupi dan menjaga rasa percaya pada-Mu ini. Terima kasih Tuhan untuk segala karunia yang boleh kami terima. Kami tidaklah layak, nemun Engkau sendirilah yang melayakkan kami. Halleluya, Amin.

Leave a Reply